Supervba: Juknis
Showing posts with label Juknis. Show all posts
Showing posts with label Juknis. Show all posts

Wednesday, 6 May 2020

Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SD dan SMP 2020

Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SD dan SMP 2020
Supervba.com - Apakah anda sedang mencari aplikasi perhitungan nilai ijazah tahun 2020? Berikut kami berikan untuk anda secara gratis.

Aplikasi ini Gratis dan anda dapat mengubahnya kembali sesuai kebutuhan. Namun untuk melakukannya, anda harus membuka kunci passwordnya (Unprotect Sheet) dulu menggunakan password berikut: supervbame

Sebelum masuk ke aplikasinya, mari kita lihat dasar dari pembuatan aplikasi ini.

Pada juknis penulisan ijazah terbaru tahun 2020, Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020, ada revisi pada blangko ijazah halaman belakang. Pada halaman belakang, halaman daftar nilai memuat Nilai Ujian Sekolah.

Nilai ujian sekolah yang dimaksud tersebut berbeda dengan istilah nilai ujian sekolah pada peraturan sebelumnya. Pada tahun sebelumnya, tahun 2019 misalnya, nilai ujian sekolah diambil dari nilai tes tulis dan tes praktik kemudian dihitung rata-ratanya. Nilai ini yang tertera pada ijazah 2019.

Untuk tahun 2020, ada perbedaan format pengambilan nilai Ujian Sekolah. Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020 menyebutkan bahwa:
7) Angka 6 khusus SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diisi dengan nilai ujian sekolah yang diperoleh dari:
a. Untuk SD dan SDLB diperoleh dari rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan dapat ditambahkan nilai semester genap kelas 6 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

b. Untuk SMP dan SMPLB, diperoleh dari rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan dapat ditambahkan  nilai semester genap kelas 9 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

c. Untuk SMA dan SMALB, diperoleh dari rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 10, kelas 11, dan kelas 12 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan dapat ditambahkan  nilai semester genap kelas 12 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

8) Nilai ujian sekolah yang dimaksud pada angka 6 ditulis dengan menggunakan bilangan bulat dalam rentang 0 - 100 (tanpa desimal); sedangkan rata-rata nilai ujian sekolah yang dimaksud pada angka 7 ditulis dengan bilangan desimal (sampai dengan dua angka di belakang koma).
Contoh : Pembulatan (untuk bagian angka 6)
Nilai Sebelum Pembulatan
Nilai Setelah Pembulatan
83,4
83
83,5
84
83,6
84
9) Angka 7 pada ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diisi dengan rata-rata nilai dari kolom di atasnya dengan pembulatan 2 (dua) angka desimal.

Berdasarkan format tersebut, maka nilai-nilai yang diperlukan untuk pengolahan nilai ijazah (nilai ujian sekolah) untuk SD dan SMP adalah:
  • Rata-rata nilai lima semester terakhir (Kelas 4, Kelas 5, dan Kelas 6 Semester Gasal) untuk SD dan (Kelas 7, Kelas 8, dan Kelas 9 Semester Gasal) untuk SMP.
  • Nilai semester genap kelas 6 (SD) dan kelas 9 (SMP)
  • Nilai ujian sekolah dalam bentuk potofolio nilai rapor dan prestasi, penugasan, tes daring, atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

Admin kali ini akan berbagi sebuah aplikasi untuk perhitungan nilai ijazah. Ini adalah Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah untuk SD dan SMP. Aplikasi ini dibuat menggunakan Microsoft Excel.

Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SD dan SMP 2020

Untuk SD berisi 8 Mata Pelajaran Utama yaitu:
  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  • Pendidikan Kewarganegaraan
  • Bahasa Indonesia
  • Matematika
  • IPA
  • IPS
  • Seni Budaya dan Prakarya
  • Pendidikan Jasmani, Kesenian dan Olahraga
Untuk SMP berisi 10 Mata Pelajaran Utama yaitu:
  • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
  • Pendidikan Kewarganegaraan
  • Bahasa Indonesia
  • Matematika
  • IPA
  • IPS
  • Bahasa Inggris
  • Seni Budaya
  • Pendidikan Jasmani, Kesenian dan Olahraga
  • Prakarya
Untuk Muatan Lokal disiapkan hingga 3 kolom untuk Mulok 1, Mulok 2, dan Mulok 3.

Kelebihan Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SD dan SMP 2020
1. Memiliki 3 (tiga) Mode yaitu Mode Rata-Rata, Mode Bobot/Proporsi (dalam %) dan Mode Kombinasi dari Kedua Mode.
-Mode Rata-Rata : Kosongkan semua cells yang berisi bobot (%).


-Mode Bobot : Isi semua cells dengan Bobot (%)


-Mode Kombinasi : Isi 3 (tiga) cells yang menggunakan mode Rata-rata dan isi 3 (tiga) cells yang menggunakan mode Bobot.


2. Mengandung maksimal 3 Muatan Lokal. Pilih aplikasi sesuai banyak muatan lokal yang anda gunakan.

Berikut sekilas tampilan Home aplikasinya.

Sheet Summary

Sedikit Pengaturan yang perlu anda ketahui.

a. Nama-nama Muatan Lokal dalam Sheet Summary Dapat Diubah.
b. Harap tidak mengubah Nama-nama Sheet Tabs untuk menghindari kesalahan aplikasi.

Lebih jelas perhatikan gambar berikut.


Download Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SMP 2020

  • Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SMP 2020 dengan 1 Mulok [Mulok 1] -------- Download
  • Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SMP 2020 dengan 2 Mulok [Mulok 1 dan Mulok 2]------- Download
  • Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SMP 2020 dengan 3 Mulok [Mulok 1, Mulok 2 dan Mulok 3] ------- Download


Download Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SD 2020

  • Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SD 2020 dengan 1 Mulok [Mulok 1] -------- Download
  • Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SD 2020 dengan 2 Mulok [Mulok 1 dan Mulok 2]------- Download
  • Aplikasi Perhitungan Nilai Ijazah SD 2020 dengan 3 Mulok [Mulok 1, Mulok 2 dan Mulok 3] ------- Download
Untuk membuka proteksi sheet, lihat passwordnya di awal artikel.

Kalau ada bagian aplikasi yang tidak bekerja dengan semestinya, anda bisa tinggalkan komentar di kolom komentar. Dapat juga menghubungi kami melalui Menu Kontak. Selamat Bekerja!

Monday, 4 May 2020

Aplikasi Perhitungan Rata-Rata Nilai Rapor Semester 1 Sampai 5 Untuk SD dan SMP

Aplikasi Perhitungan Rata-Rata Nilai Rapor Semester 1 Sampai 5 Untuk SMP
Supervba.com - Sekitar sebulan lagi tepatnya pada 5 Juni 2020 akan diumumkan kelulusan siswa SMP dan SMPLB. Hal ini seperti tertera dalam peraturan sekertaris jenderal kementerian pendidikan dan kebudayaan Nomor 5 Tahun 2020.

Terkait dengan kelulusan siswa, sekolah harus mempersiapkan administrasi yang dibutuhkan alumni. Salah satunya adalah ijazah.

Pada juknis penulisan ijazah terbaru tahun 2020, tampak bahwa ada revisi pada blangko ijazah halaman belakang. Pada halaman belakang, halaman daftar nilai memuat Nilai Ujian Sekolah. Khusus SMP, nilai ujian sekolah dihitung dengan perhitungan berikut.

Untuk SMP dan SMPLB, diperoleh dari rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan dapat ditambahkan  nilai semester genap kelas 9 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.
Berdasarkan format tersebut, maka nilai-nilai yang diperlukan adalah:

  • Rata-rata nilai lima semester terakhir (Kelas 7, Kelas 8, dan Kelas 9 Semester Gasal)
  • Nilai semester genap kelas 9
  • Nilai ujian sekolah dalam bentuk potofolio nilai rapor dan prestasi, penugasan, tes daring, atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

Pada point-point di atas, ada 1 (satu) pekerjaan yang cukup banyak yaitu menginput nilai lima semester terakhir. Hal ini sebaiknya mulai dicicil secepatnya guna melihat kekurangan-kekurangan yang ada pada saat menginput nilai rapor.

Kekurangan dan kesulitan dalam mengumpulkan nila rapor lima semester terakhir tersebut adalah ada nilai siswa tidak lengkap. Salah satu penyebab terbesar terjadi pada siswa pindahan.

Terlepas dari hal di atas, admin kali ini mau berbagi sebuah aplikasi. Ini adalah Aplikasi Perhitungan Rata-Rata Nilai Rapor Semester 1 Sampai 5 Untuk SMP. Aplikasi ini dibuat menggunakan Microsoft Excel.

Aplikasi Perhitungan Rata-Rata Nilai Rapor Semester 1 Sampai 5 Untuk SMP

Dalam aplikasi ini berisi 10 Mata Pelajaran Utama yaitu:

  1. Agama
  2. Pendidikan Kewarganegaraan
  3. Bahasa Indonesia
  4. Matematika
  5. IPA
  6. IPS
  7. Bahasa Inggris
  8. Seni Budaya
  9. Pendidikan Jasmani, Kesenian dan Olahraga
  10. Prakarya

Sebagai tambahan disiapkan hingga 2 kolom untuk Mulok 1 dan Mulok 2.

Kelebihan aplikasi ini, selain ada rata-rata tiap mapel selama 5 semester, juga ada kolom nilai tertinggi rapor tiap mapel selama 5 semester. Apa gunanya? Nilai tertinggi digunakan sebagai nilai portofolio rapor karena diambil berdasarkan nilai tertinggi/nilai terbaik selama 5 semester.

Berikut sekilas tampilan aplikasinya.
Sheet1:


Sheet2:


Sheet3:


Aplikasi ini dapat digunakan untuk Raport K13 maupun K2006. Untuk pengisian nilai raport K2006 dengan mengisi kolom pengetahuan tiap mapel dan mengosongkan kolom keterampilan.

Download Aplikasi Perhitungan Rata-Rata Nilai Rapor Semester 1 Sampai 5 Untuk SD [Mulok 1, Mulok 2 dan Mulok 3]



Download Aplikasi Perhitungan Rata-Rata Nilai Rapor Semester 1 Sampai 5 Untuk SMP [Mulok 1]


Download Aplikasi Perhitungan Rata-Rata Nilai Rapor Semester 1 Sampai 5 Untuk SMP [Mulok 1 dan Mulok 2]



Aplikasi ini Gratis dan anda dapat mengubahnya kembali sesuai kebutuhan. Namun untuk melakukannya, anda harus membuka kunci passwordnya dulu menggunakan password berikut:
supervbame

Tanggal Pengumuman Kelulusan Siswa SD, SMP dan SMA Sesuai Peraturan Terbaru Tahun 2020

Tanggal Kelulusan Siswa SD, SMP dan SMA Sesuai Peraturan nomor 5 Tahun 2020
Supervba.com - Tahun 2020 benar-benar akan menjadi tahun tidak terlupakan bagi seluruh peserta didik di Indonesia. Hal ini terutama dirasakan sekali oleh peserta didik yang mendekati kelulusan, kelas 6, kelas 9 dan kelas 12.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Nilai UN menjadi salah satu syarat kelulusan siswa. Namun dengan adanya wabah Covid-19 maka pelaksanaan UN pun dibatalkan. Hal ini mengubah format penilaian untuk penulisan ijazah siswa lulusan 2019-2020.

Dengan tidak adanya UN, apakah siswa-siswa kelas 6, kelas 9, dan kelas 12 tahun pelajaran 2019-2020 layak dinyatakan tidak lulus?. Tentu hal ini sangat tidak adil, tidak ada satupun diantara kita menginginkan adanya musibah berupa wabah covid-19.

Dengan adanya wabah Covid-19 maka Sekertaris Jenderal kementerian pendidikan dan kebudayaan pun mengubah Peraturan tentang penulisan ijazah. Peraturan penulisan ijazah pertama ditetapkan pada 5 Maret 2020. Kemudian mengalami perubahan yang disampaikan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan pada tanggal 21 April 2020.

Berikut adalah butir peraturan sekertaris jenderal nomor 2 tentang penerbitan ijazah tahun 2020.
Pasal 7
(1) Tanggal penerbitan Ijazah SMP, SMA, SMK, dan SPK dilakukan sesuai dengan tanggal pengumuman hasil ujian nasional.
(2) Tanggal penerbitan Ijazah SD, SDLB, SMPLB dan SMALB dilakukan sesuai dengan tanggal pengumuman hasil ujian sekolah.
(3) Tanggal penerbitan Ijazah Pendidikan Kesetaraan dilakukan sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan dari Satuan Pendidikan.
Selanjutnya Ketentuan Pasal 7 pada peraturan di atas diubah melalui Peraturan Sekretaris Jenderal (Persekjen) Nomor 5 tahun 2020 yang berbunyi sebagai berikut.
(1) Tanggal kelulusan SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMK, SMALB, Program Paket A, Program Paket B, Program Paket C, atau sederajat ditetapkan secara nasional sebagai berikut:
a. Kelulusan SD, SDLB, Program Paket A atau sederajat ditetapkan tanggal 15 Juni 2020.
b. Kelulusan SMP, SMPLB, Program Paket B atau sederajat ditetapkan tanggal 5 Juni 2020.
c. Kelulusan SMA, SMALB, SMK, Program Paket C atau sederajat ditetapkan tanggal 2 Mei 2020.

(2) Ketentuan tanggal kelulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) juga berlaku untuk SILN dan SPK.

(3) Kelulusan dituangkan melalui surat keterangan lulus dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau pejabat lain yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang.

(4) Surat Keterangan Lulus sebagaimana dimaksud pada ayat (3) mencantumkan rata-rata nilai ujian sekolah/rata-rata nilai ujian pendidikan kesetaraan

(5) Tanggal Penerbitan Ijazah paling cepat sama dengan tanggal kelulusan
Hingga artikel ini diterbitkan, untuk SMA dan sederajat telah mengumumkan kelulusan siswa-siswanya. Selamat buat kalian semua yang lulus!

Demikian Informasi Mengenai Tanggal Kelulusan Siswa SD, SMP dan SMA Sesuai Peraturan Terbaru Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Friday, 1 May 2020

Format Baru Penentuan Nilai Ujian Sekolah dalam Juknis Penulisan Ijazah 2020

Penentuan Nilai Ujian Sekolah dalam Juknis Penulisan Ijazah 2020
Proses pembelajaran bagi siswa kelas 6 SD sederajat, siswa kelas 9 SMP sederajat, dan Siswa Kelas 12 SMA sederajat telah berakhir. Hal ini biasanya ditandai dengan usainya kegiatan UN/UNBK, Ujian Sekolah (US) dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Namun tidak demikian untuk tahun 2020.

Untuk SMA/SMK ada yang sudah menyelesaikan kegiatan UNBK dan UKK. Namun karena ada wabah Covid-19 maka program UN bagi SD dan SMP ditiadakan demi mencegah penyebaran covid-19. Sebelum adanya covid-19, dari jenjang SMP sempat melaksanakan Gladi Bersih UNBK pada bulan Februari 2020.

Dengan berakhirnya bulan April ini maka bisa dikatakan proses pembelajaran bagi SD, SMP, dan SMA sudah selesai. UN bagi SD, SMP dan SMA dijadwalkan dilaksanakan pada Maret s/d April. Kini masuk pada proses penilaian akhir yaitu pengolahan nilai ijazah.

Ada yang berbeda dengan format penilaian yang terdapat dalam juknis penulisan ijazah tahun 2020. Perhatikan bagian halaman belakang format ijazah yang ada dalam juknis penulisan ijazah. Kita akan membandingkan 2 buah peraturan yang dikeluarkan oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu:

  1. Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020
  2. Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020

Pada Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020 dijelaskan bahwa:
Angka 5 diisi dengan nilai rata-rata rapor yang diambil dari beberapa semester terakhir dengan keterangan sebagai berikut:

SD dan SDLB K-2006 : Rata-rata dari nilai rapor semester 7 sampai dengan semester 12
SD dan SDLB K-2013 : Rata-rata dari nilai rapor semester 7 sampai dengan semester 12
SMP dan SMPLB K-2006 : Rata-rata dari nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 6
SMP dan SMPLB K-2013 : Rata-rata dari nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 6
SMA dan SMALB K-2006 : Rata-rata dari nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 6
SMA dan SMALB K-2013 : Rata-rata dari nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 6
SMA dan SMALB SKS : Rata-rata dari nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 6

Angka 6 diisi dengan nilai ujian sekolah tiap mata pelajaran. Khusus mata pelajaran yang diuji dengan ujian tertulis dan ujian praktik, nilai ujian sekolah dapat dihitung berdasarkan rata-rata nilai ujian tertulis dan ujian praktik.

Nilai rata-rata rapor yang dimaksud pada angka 6) dan nilai ujian sekolah yang dimaksud pada angka 7) ditulis dengan menggunakan bilangan bulat dalam rentang 0 - 100 (tanpa desimal)
Contoh Pembulatan
Nilai Sebelum Pembulatan
Nilai Setelah Pembulatan
83,4
83
83,5
84
83,6
84

Kemudian, Apa yang Berbeda???

Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020 menyebutkan bahwa:
7) Angka 6 khusus SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diisi dengan nilai ujian sekolah yang diperoleh dari:
a. Untuk SD dan SDLB diperoleh dari rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan dapat ditambahkan nilai semester genap kelas 6 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

b. Untuk SMP dan SMPLB, diperoleh dari rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 7, kelas 8, dan kelas 9 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan dapat ditambahkan  nilai semester genap kelas 9 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

c. Untuk SMA dan SMALB, diperoleh dari rata-rata nilai lima semester terakhir (kelas 10, kelas 11, dan kelas 12 semester gasal); dan sebagai tambahan nilai kelulusan dapat ditambahkan  nilai semester genap kelas 12 dan hasil ujian sekolah yang dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor serta prestasi yang diperoleh yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

8) Nilai ujian sekolah yang dimaksud pada angka 6 ditulis dengan menggunakan bilangan bulat dalam rentang 0 - 100 (tanpa desimal); sedangkan rata-rata nilai ujian sekolah yang dimaksud pada angka 7 ditulis dengan bilangan desimal (sampai dengan dua angka di belakang koma).
Contoh : Pembulatan (untuk bagian angka 6)
Nilai Sebelum Pembulatan
Nilai Setelah Pembulatan
83,4
83
83,5
84
83,6
84
9) Angka 7 pada ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diisi dengan rata-rata nilai dari kolom di atasnya dengan pembulatan 2 (dua) angka desimal.
Pada Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 2 Tahun 2020, nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah terletak pada kolom yang terpisah seperti yang ditunjuk pada nomor 5 dan nomor 6. Sedangkan pada Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 5 Tahun 2020, nilai ujian sekolah diperoleh dari nilai rata-rata raport yang ditambahkan dengan nilai ujian sekolah lainnya seperti yang ditunjuk pada nomor 6.
Perhatikan poin nomor 8) dan 9) yang dicetak tebal! Ini adalah bagian yang ditambahkan dalam juknis penulisan ijazah terbaru 2020 (Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 5 Tahun 2020).



Berikut format Halaman Belakang (Daftar Nilai) Ijazah Tahun 2020 sesuai Peraturan Sekjen Kemendikbud Nomor 5 Tahun 2020.

Daftar Nilai untuk SD


Daftar Nilai untuk SMP

Daftar Nilai untuk SMA

DOWNLOAD PERSESJEN NOMOR 2 TAHUN 2020 DI SINI

DOWNLOAD PERSESJEN NOMOR 5 TAHUN 2020 DI SINI


#AmanDiRumah

Wednesday, 13 February 2019

[Unduh] Peraturan Menteri No 3 Tentang Juknis BOS 2019

Dana BOS - Petunjuk teknis (Juknis) BOS 2019 sudah diterbitkan pada 25 Januari 2019 melalui Permendikbud Nomor 3 tahun 2019. Permendikbud ini otomatis memperbarui dan menggantikan Permendikbud Nomor 1 tahun 2018 yang merupakan juknis BOS 2018.




Permendikbud Nomor 3 tahun 2019 berisi 2 (dua) buah lampiran yang disebutkan sebagai lampiran I dan II. Adapun isi masing-masing lampiran sebagai berikut.

  1. Lampiran I memuat tentang Tata cara penggunaan dan pertanggungjawaban BOS Reguler.
  2. Lampiran II memuat tentang Mekanisme PBJ (Pengadaan Barang/Jasa)


Dalam juknis BOS 2019 ini ada sedikit perubahan dalam besaran alokasi dana yang diterima sekolah. Perubahan ini hanya terjadi pada jenjang SMK. Sebelumnya pada 2018 untuk jenjang SMA dan SMK disamakan sebesar Rp. 1.400.000 per peserta didik setiap tahun. Namun pada tahun 2019 ini SMK mendapat tambahan alokasi dana sebesar Rp 200.000.

a. SD sebesar Rp800.000,00 (delapan ratus ribu rupiah) per 1 (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun;
b. SMP sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) per 1 (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun;
c. SMA sebesar Rp1.400.000,00 (satu juta empat ratus ribu rupiah) per 1 (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun;
d. SMK sebesar Rp1.600.000,00 (satu juta enam ratus ribu rupiah) per 1 (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun; dan
e. SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB sebesar Rp2.000.000,00 (dua juta rupiah) per 1 (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun.



Komponen Pembiayaan BOS di SD/SDLB dan SMP/SMPLB

Berikut 11 item pembiayaan BOS di SD/SDLB dan SMP/SMPLB.

  1. Pengembangan perpustakaan.
  2. Kegiatan penerimaan siswa baru.
  3. Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler.
  4. Kegiatan evaluasi pembelajaran.
  5. Pembiayaan pengelolaan sekolah.
  6. Pengembangan profesi guru.
  7. Langganan daya dan jasa.
  8. Pemeliharaan dan perawatan sekolah.
  9. Gaji honorarium bulanan.
  10. Pembelian/perawatan alat multi media pembelajaran.
  11. Biaya lainnya jika semua komponen telah terpenuhi pendanaan dari BOS.


Larangan Penggunaan Dana BOS

Pengelola dana BOS harus bisa mengalokasikan dana yang diterima dengan benar dan tepat sasaran. Selain poin-poin di atas terdapat beberapa larangan Penggunaan Dana BOS yang harus diperhatikan oleh seluruh pihak penanggungjawab BOS. Berikut 15 poin larangan penggunaan Dana BOS.

  1. Disimpan dalam jangka waktu lama dengan maksud dibungakan.
  2. Dipinjamkan kepada pihak lain.
  3. Membeli software perangkat lunak untuk pelaporan keuangan BOS.
  4. Membiayai kegiatan bukan prioritas sekolah misalnya : studi banding, tur studi (karya wisata) dan sejenisnya.
  5. Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD kecuali untuk menanggung biaya peserta didik-guru yang ikut serta dalam kegiatan.
  6. Membiayai bonus dan transportasi rutin untuk guru.
  7. Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/peserta didik untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah).
  8. Digunakan untuk rehab sedang dan berat.
  9. Membangun gedung ruangan baru.
  10. Membeli lembar kerja siswa (LKS) dan bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran.
  11. Menanamkan saham.
  12. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar.
  13. Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi satuan pendidikan, misalnya membiayai upacara keagamaan/acara keagamaan, dan iuran dalam rangka upacara hari besar nasional.
  14. Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti pelatihan/sosialisasi/pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang diselenggarakan lembaga di luar SKPD pendidikan provinsi /kabupaten/kota dan kementrian pendidikan dan kebudayaan.
  15. Membayar honorarium kepada guru dan tenaga kependidikan atas tugas/kegiatan yang sudah merupakan tugas pokok dan fungsi yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk pembayaran honorarium bagi panitia untuk kegiatan-kegiatan yang sudah menjadi tupoksi satuan pendidikan/guru. 


Download Juknis BOS 2019

Bagi bapak/ibu yang menginginkan panduan lengkap dan terbaru mengenai BOS maka bisa mengunduh filenya melalui link di bawah.

Download Juknis BOS 2019 pdf  | Unduh

Mungkin anda juga tertarik dengan unduhan ini:

Saturday, 2 February 2019

Juknis OSN SD 2019

OSN SD - Sebagai wadah berkompetisi dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) maka Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan akan menggelar kembali kegiatan OSN untuk SD/MI. OSN SD/MI 2019 merupakan gelaran ke-XVI sejak dirintis tahun 2003 lalu. OSN SD tingkat Nasional 2019 akan dilaksanakan pada 30 Juni s/d 6 Juli 2019. Tema OSN SD 2019 adalah "Olimpiade Sains Nasional mewujudkan generasi kompetitif, berkarakter, berkualitas dan adaptif terhadap perubahan".




Sehubungan dengan itu, DIT.PSD telah menerbitkan Juknis OSN SD/MI 2019. Dalam juknis ini disebutkan pula kisi-kisi materi masing-masing bidang untuk Matematika dan IPA.

TUJUAN KHUSUS OSN SD 2019

a. Menyediakan wahana bagi peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang Matematika dan IPA sehingga peserta didik berkreasi, terampil, memecahkan masalah dan mampu mengembangkan seluruh aspek kepribadiannya.
b. Memotivasi peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat untuk selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan norma dan tata nilai yang baik.
c. Memotivasi peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat untuk mengaplikasikan pengetahuan bidang Matematika dan IPA dalam kehidupan sehari-hari.
d. Memotivasi guru untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas pembelajaran Matematika dan IPA di SD/MI dan atau yang sederajat;
e. Memotivasi institusi/lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
f. Memotivasi para pemangku kepentingan untuk mensosialisasikan dan menanamkan bilai-nilai spiritual, emosional, dan intelektual pada lingkungan yang menjadi tanggungjawabnya.





KETENTUAN PESERTA OSN SD 2019

  • Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI);
  • Peserta adalah peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat baik negeri maupun swasta tingkat SD yang telah lolos seleksi OSN SD tingkat provinsi dan dibuktikan dengan Surat Keputusan DIT.PSD;
  • Peserta belum pernah meraih medali emas, perak, dan perunggu pada OSN SD tingkat nasional tahun sebelumnya;
  • Peserta belum pernah meraih medali emas, perak, dan perunggu pada OSN SD tingkat internasional yaitu International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) dan International Mathematics Competition (IMC) tahun sebelumnya;
  • Peserta  adalah peserta didik SD/MI dan atau yang sederajat baik negeri maupun swasta yang masih duduk di kelas IV atau V dengan usia maksimal 13 tahun pada 31 Juli 2019.


Peserta OSN SD tingkat nasional 2019 berjumlah 102 peserta didik untuk bidang Matematika dan 102 peserta bidang IPA. Setiap provinsi dapat diwakili minimal 2 peserta didik dan maksimal 4 peserta didik untuk masing-masing bidang studi berdasarkan hasil penilaian seleksi tingkat provinsi.

Download Juknis OSN SD 2019

Unduh Juknis OSN SD 2019 melalui link di bawah.

Juknis OSN SD 2019 pdf |Unduh Sekarang

Juknis O2SN SD 2019

O2SN 2019 - Direktorat pembinaan Sekolah Dasar, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Juknis O2SN 2019 jenjang SD. Ini menandai akan terselenggaranya agenda tahunan Kemdikbud melalui DITPSD yaitu O2SN 2019. O2SN 2019 merupakan gelaran ke-XII yang berarti dimulai sejak 2007 silam.



O2SN tingkat Nasional jenjang SD 2019 akan dilaksanakan pada 25 s/d 31 Agustus 2019 di Provinsi Jawa Tengah. Tema O2SN-XII 2019 adalah "Membangun karakter unggul melalui kegiatan olahraga pendidikan".


CABANG OLAHRAGA

O2SN-XII 2019 akan mempertandingkan 6 (enam) cabang olahraga yaitu:

1. Atletik (Kid's Athletics)
2. Senam
3. Renang
4. Bulu Tangkis
5. Pencak Silat
6. Karate


O2SN-XII 2019 merupakan sarana yang tepat dalam membangun karakter unggul peserta didik. Adapun tujuan diselenggarakannya O2SN-XII 2019.

1. Mengembangkan bakat dan minat peserta didik dalam bidang olahraga.
2. Membina dan mempersiapkan olahragawan berprestasi pada tingkat nasional maupun internasional sejak usia sekolah.
3. Mengembangkan jiwa sportivitas, kompetitif, rasa percaya diri dan rasa tanggungjawab.
4. Mengembangkan budaya hidup sehat dan gemar olahraga.
5. Menumbuhkembangkan nasionalisme dan cinta tanah air.
6. Menjalin solidaritas dan persahabatan antarpeserta didik di seluruh sekolah dasar.


KRITERIA PESERTA

  • Peserta O2SN-XII 2019 adalah Warga Negara Indonesia (WNI);
  • Peserta O2SN-XII 2019 adalah siswa SD/MI dan atau yang sederajat dan pada tahun pelajaran 2019/2020 masih berstatus sebagai siswa;
  • Peserta O2SN-XII 2019 belum pernah menjadi Juara I, II, dan III O2SN SD tingkat nasional;
  • Peserta O2SN-XII 2019 berusia maksimal kelahiran 1 Januari 2007 (maksimal 12 tahun).

Setiap provinsi mengutus 12 orang peserta untuk memperebutkan juara di O2SN-XII 2019 tingkat nasional di Provinsi Jawa Tengah. Adapun rinciannya sebagai berikut.

NOCABANG OLAHRAGAPESERTA
PUTRAPUTRI
1Kids' Athletics11
2Senam11
3Renang11
4Bulu Tangkis11
5Pencak Silat11
6Karate11
Jumlah66


Download Juknis O2SN SD 2019

Unduh Juknis O2SN SD 2019 melalui link di bawah.

Juknis O2SN SD 2019 |Unduh Sekarang



Mungkin anda juga tertarik dengan unduhan ini:




Sumber:

Juknis O2SN SD 2019


Bacaan Serupa:

Friday, 1 February 2019

Juknis FLS2N SD 2019

FLS2N 2019 - Direktorat pembinaan Sekolah Dasar, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menggelar festival tahunan yaitu FLS2N 2019. Ditandai dengan terbitnya Juknis FLS2N 2019 jenjang SD.




FLS2N tingkat Nasional jenjang SD 2019 akan dilaksanakan pada 15 s/d 21 September 2019. Tema FLS2N 2019 adalah "Seni membentuk kepekaan rasa terhadap lingkungan lokal dan global". Adapun bidang lomba terdiri dari lima jenis bidang lomba yaitu:

1. Lomba Menyanyi Tunggal
2. Lomba Seni Tari
3. Lomba Pantomim
4. Lomba Gambar Bercerita
5. Lomba Kriya Anyam




FLS2N 2019 selain sebagai sarana membentuk kepekaan rasa terhadap lingkungan dan global maka berikut tujuan diselenggarakannya FLS2N 2019.

1. Memberikan wadah untuk berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif peserta didik sekolah dasar dalam pengembangan diri secara optimal sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan.
2. Mengekspresikan seni sesuai dengan norma budi pekerti dan karakter peserta didik yang berbasis budaya bangsa.
3. Menumbuhkembangkan daya kreativitas dan motivasi peserta didik untuk mengekpresikan diri melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya.
4. Menanamkan dan meningkatkan apresiasi seni, khususnya nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa.
5. Menumbuhkembangkan sikap kemandirian, sportivitas dan kompetitif serta meingkatkan kemampuan peserta didik dalam bersosialisasi.




A. Kriteria Peserta

  • Peserta FLS2N SD 2019 adalah Warga Negara Indonesia (WNI);
  • Peserta FLS2N SD 2019 adalah siswa SD/MI dan atau yang sederajat dan pada tahun pelajaran 2019/2020 masih berstatus sebagai siswa;
  • Peserta FLS2N SD 2019 belum pernah menjadi Juara I, II, dan III FLS2N SD tingkat nasional;
  • Peserta FLS2N SD 2019 berusia maksimal kelahiran 1 Januari 2007 (maksimal 12 tahun).

Setiap provinsi mengutus 7 orang peserta untuk memperebutkan juara di FLS2N tingkat nasional dengan rincian sebagai berikut.

NOJENIS LOMBAPESERTA
1Menyanyi Tunggal1
2Seni Tari3
3Pantomim1
4Gambar Bercerita1
5Kriya Anyam1
Jumlah7




Download Juknis FLS2N SD 2019 Terbaru

Unduh Juknis FLS2N SD 2019 Terbaru melalui link di bawah.

Juknis FLS2N SD 2019 Terbaru |Unduh Sekarang



Mungkin anda juga tertarik dengan unduhan ini:



Sumber:

Juknis FLS2N SD 2019


Bacaan Serupa:

Thursday, 31 January 2019

Juknis Festival Lomba Literasi FL2N Tingkat SD 2019

FL2N 2019 - Tema “Bangga Menjadi Anak Indonesia yang Kaya dengan Keragaman Budaya" merupakan tema FL2N 2018. Apa itu FL2N? Mungkin masih ada dari anda yang bertanya apa itu FL2N. FL2N adalah akronim dari Festival Lomba Literasi Nasional.

Gelaran FL2N merupakan lomba yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar dan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah. Putra-Putri Bangsa dengan karya terbaik diundang dari masing-masing provinsi untuk berlaga di FL2N Nasional. Adapun bidang yang dilombakan sebagai berikut.

1. Menulis Cerpen
2. Baca Puisi
3. Cipta Pantun
4. Cipta Syair
5. Mendongeng




Baca juga:




Gelaran FL2N serupa dengan FLS2N yang diawali dengan tahap seleksi. Sebelum Tahap seleksi nasional terlebih dulu dilakukan praseleksi oleh setiap provinsi. Peserta yang lolos pada tahap PraSeleksi akan maju ke tahap seleksi. Adapun tahap seleksi terdiri dari:

a. Tahap Seleksi Karya
Seluruh karya akan diseleksi hingga menghasilkan karya-karya yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya. Tahun 2018 ditetapkan 165 karya yang akan diseleksi di tingkat nasional.

b. Tahap Pelaksanaan Lomba
Peserta yang karyanya lolos pada tahap seleksi karya akan dipanggil secara resmi oleh panitia penyelenggara untuk mengikuti  lomba tingkat nasional.


Setiap provinsi yang sudah mendapatkan daftar peserta yang lolos dalam tahap Pra-Seleksi maupun Nasional harus melakukan registrasi secara online melalui link berikut.


Link pendaftaran/login: http://ditpsd.kemdikbud.go.id/peserta-didik/registrationfl2n




Persyaratan Mengikuti Festival Lomba Literasi FL2N 2019

Untuk mengikuti gelaran FL2N maka berikut merupakan persyaratan umum Peserta yang bisa ikut.
  • Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI);
  • Peserta adalah siswa SD/MI dan atau yang sederajat dan pada tahun pelajaran 2019 / 2020 masih berstatus sebagai peserta didik;
  • Peserta belum pernah menjadi Juara I, II, dan III tingkat nasional pada cabang lomba Apresiasi Sastra (menulis cerpen, cipta pantun, cipta syair, baca puisi dan mendongeng) yang diselenggarakan oleh Kemendikbud;
  • Peserta hanya boleh mengikuti satu cabang lomba dan hanya mengirimkan satu karya;
  • Pendaftaran dilakukan secara online.
Juknis Festival Lomba Literasi FL2N 2019 dapat diunduh melalui tautan berikut.

Juknis Festival Lomba Literasi FL2N 2019 Pdf | Unduh



Mungkin anda juga tertarik dengan unduhan ini:


FL2N merupakan sarana menanamkan budaya Literasi dan Meningkatkan kecintaan putra-putri bangsa terhadap Bahasa Nasional, Bahasa Indonesia. Salam Literasi!

Bacaan Serupa:

Printer

3R

Teknologi