Gerakan Literasi Sekolah di SD

Hai..Selamat menjelajah di Supervba. Jangan lupa subscribe/berlangganan, terima kasih.

×

Gerakan Literasi Sekolah di SD

Gambar : http://krjogja.com
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan salah satu program pemerintah pada tahun 2016. Tentu saja, Program Gerakan Literasi Sekolah merupakan salah satu upaya pemerintah dalam usaha pembangunan sumber daya manusia berkualitas sejak dini. Sumber daya manusia berkualitas yang dimaksud tidak hanya dari segi intelektual saja tapi juga dari segi budi pekerti manusia itu.

Adapun Gerakan Literasi Sekolah sudah diterapkan oleh sekolah-sekolah di Indonesia sampai saat ini. Tujuan Gerakan Literasi Sekolah adalah menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.


Gerakan Literasi Sekolah di SD

Komponen Literasi

Beberapa komponen yang terdapat pada LIterasi sebagai berikut:
  1. Literasi Dini  (Early Literacy)  : kemampuan untuk menyimak, memahami bahasa lisan, dan berkomunikasi melalui gambar   dan tutur yang dibentuk oleh pengalaman berinteraksi dengan lingkungan sosial di  rumah.
  2. Literasi Dasar (Basic Literacy) : kemampuan untuk mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan menghitung (counting) berkaitan dengan kemampuan analisis untuk memperhitungkan (calculating), mempersepsikan informasi (perceiving), mengomunikasikan, serta menggambarkan  informasi (drawing) berdasarkan pemahaman dan pengambilan kesimpulan pribadi.
  3. Literasi Perpustakaan (Library Literacy) : Kemampuan memahami cara membedakan bacaan fiksi dan nonfiksi, memanfaatkan koleksi referensi dan periodikal, memahami Dewey Decimal System, menggunakan katalog dan indeks, hingga memiliki pengetahuan dalam memahami informasi ketika sedang menyelesaikan sebuah tulisan, penelitian, pekerjaan, atau mengatasi masalah.
  4. Literasi Media (Media Literacy) : kemampuan mengetahui berbagai bentuk media yang berbeda seperti media cetak, media elektronik (media radio, media televisi), media digital (media internet), dan memahami tujuan penggunaannya.
  5. Literasi Teknologi (Technology Literacy) meliputi: (1) kemampuan memahami kelengkapan yang mengikuti teknologi seperti peranti keras  (hardware), peranti lunak (software), serta etika dan etiket dalam memanfaatkan teknologi. (2) kemampuan memahami teknologi untuk mencetak, mempresentasikan, dan mengakses internet.
  6. Literasi Visual (Visual Literacy) : pemahaman tingkat lanjut antara literasi media dan literasi teknologi dengan memanfaatkan materi visual dan audio-visual secara kritis dan bermartabat.

Tiga Tahap Pelaksanaan Literasi Sekolah

1. Pembiasaan : Penumbuhan minat baca melalui kegiatan 15 menit membaca (Permendikbud 23/2015)

Kegiatan pada tahap pembiasaan:
  • Kegiatan membaca
  • Menata sarana dan lingkungan kaya literasi
  • Menciptakan lingkungan kaya teks
  • Memilih buku bacaan
  • Pelibatan publik
2. Pengembangan : meningkatkan kemampuan literasi melalui kegiatan menanggapi buku pengayaan (ada tagihan nonakademik)
3. Pembelajaran : meningkatkan kemampuan literasi di semua mata pelajaran: menggunakan buku pengayaan dan strategi membaca di semua mata pelajaran (ada tagihan akademik)

Gerakan literasi sekolah (GLS) ini harus didukung seluruh sumber daya yang ada di sekolah. Sumber daya dari Guru merupakan tonggak pertama penentu terwujudnya tujuan dari GLS ini. Dalam GLS ini setiap guru harus menjadi guru yang Literat, yakni:
1. gemar membaca;
2. menjadi teladan membaca;
3. menciptakan lingkungan yang kaya literasi;
4. menjadikan kegiatan membaca menyenangkan;
5. memperlakukan seluruh peserta didik dengan baik;
6. menyesuaikan kegiatan membaca dengan gaya belajar
    peserta didik yang unik; dan
7. meningkatkan profesionalisme.

Program Gerakan Literasi Sekolah ini sudah dilengkapi dengan panduan pelaksanaannya. Panduan itu salah satunya dapat ditemukan di  sini.

Begitulah sedikit informasi tentang Literasi yang bisa kami bagikan. Bila ada kekurangan mohon sarannya untuk perbaikan. Semoga informasi ini bermanfaat. Ikuti informasi/artikel terbaru melalui fanspage facebook kami di Supervba.

Share this:

Reaksi:
Related Posts

Mr. VBA(id)

Author & Editor

Terima kasih telah membaca artikel kami. Masih banyak artikel menarik lainnya. Selamat menjelajah di SuperVBA.

Show Disqus Comment Hide comment

Disqus Comments

We are very glad that you are here

This Website use Cookie to ensure you get best experience.